Jumat, 19 Juli 2013

[Review] Forgiven; Yang Tak Terlupakan karya Morra Quatro

Judul buku: Forgiven
Penulis: Morra Quatro
Penerbit: GagasMedia
Jumlah halaman: 265 halaman
Rating: 4/5

Blurb:
Dialah yang pertama.
Maniak fisika. Pengagum Albert Einstein. Setia kawan. Si iseng dan suka usil, kalau sisi kekanak-kanakannya sedang kumat. Karla bisa menyebutkan sederet lagi hal unik tentang Will. Betapa tidak, selama bertahun-tahun, laki-laki itu adalah sahabat terbaiknya. Dan bagi will, dia adalah tempat berbagi rahasia dan mimpi-mimpi yang tak sembarang orang tahu. Namun, siapa sangka, ternyata itu tak cukup untuk membuatnya merasa mengenal laki-laki itu.

Dialah satu-satunya.
Tak ada yang bisa menggantikan Will. Ke mana pun dia pergi, dengan siapa pun dia akrab, Will tetap yang paling spesial. Seperti bintang polaris yang selalu berada di utara bumi, demikianlah keberadaan Will di hati Karla. Selamanya.

Dia, yang tak terlupakan.
Kepergian Will tak ubahnya bagaikan el nino-memporakporandakan hati karla habis-habisan. Jarak membuat rindu karla merajalela. Dia kehilangan bagian terbaik dalam hidupnya. Tapi perasaan kehilangan itu tak seberapa dibanding rasa kaget saat mendengar berita buruk tentang Will. Karla mendengarkan suara hatinya sekali ini-dia tak akan membiarkan Will mengahadapi semua itu seorang diri....

Forgiven, sebuah kisah tentang lelaki pemuja champagne supernova dan perempuan yang selalu menanti bintang itu.

Beli buku ini, sebenernya cuma pengin tau, yang gimana sih science fiction itu? Ckck kebetulan emang belum pernah baca science fiction sebelumnya *NORAK*. Awalnya nyari referensi di goodreads dan rata-rata orang pada kasih 4-5 bintang. Oke, masuklah list novel yang harus aku beli. Suatu hari, waktu aku lagi blogwalking ke blognya Fenny Wong, aku nemu review ini novel dengan tanda favorit plus bintang 5, hal ini menambah keyakinanku untuk memiliki novel Forgiven. Novel ini keluaran 2010 dan aku udah mulai susah nyari tapi beruntung ada temen facebook yang jual segel dan tinggal satu-satunya wkwk keberuntungan memang masih berpihak padaku.

Forgiven udah di tangan dan aku dilema harus gimana  baca ini buku wkwk belinya aja susah masa sehari baca langsung kelar kan gak greget haha tablo akhirnya aku memutuskan untuk membaca satu hari satu bab biar awet  daaan emang bener, fisikanya kentel banget, I hate that subject! Aku mulai puyeng sendiri akhirnya aku skip halaman yang ada rumus-rumus fisikanya hahah tapi bahas rasi bintang juga, subjek yang aku suka, astronomi yes gak terlalu puyeng. Kalo ditanya ini novel berbobot, jawabannya banget! Coba baca deh.

Aku kira William Hakim, tokoh cowok utama di ini novel dingin, pendiem, eh kagak wkwk kecewa banget jauh dari ekspetasi. Tapi Mbak Morra detil bgt ngegambarin suatu tempat, situasi, kondisi, dll. detiiil banget, salut!

Setelah 5 hari baca satu hari satu bab, di hari ke-6 aku mulai gregetan akhirnya aku hajar novel ini malem itu juga. Dan feelingnya mulai kerasa waktu Will lulus sekolah, aku gak suka perpisahan, seindah apapun perpisahan itu tapi aneh aku pikir kurang sedih, buktinya aku gak nangis wkwk di bab-bab akhir waktu latarnya di Amrik, aku udah gemeteran sendiri tapi lagi-lagi kurang sedih dan aku lagi-lagi gak netesin air mata, padahal mereka yg udah review bilangnya pada mewek, haha atau perasaanku yg kurang peka atau ekspetasiku yang ketinggian, entahlah.

Tapi ide dan ending cerita luar biasa, gak mainstream dan susah ditebak, cuma diawal-awal emang agak biasa, kenakalan remaja.

2 komentar:

  1. Aku juga ngga mewek kok Kak hehe......................

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya cuma nyesek aja hehe tapi dulu bacanya emang nggak lagi serius. Nanti mau nyoba re-read ^^

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^