Rabu, 08 Januari 2014

[Review] Rainbow of You karya Indah Hanaco

Judul: Rainbow of You
Penulis: Indah Hanaco
Penerbit: Grasindo
Jumlah halaman: 274
ISBN: 978-602-251-193-9
Keterangan: Re-read
Rating: 3/5

Blurb:
"Bicara hati adalah bicara tentang riuhnya keajaiban. Lupakan segala logika dan akal sehat. Karena hati selalu mengeja dengan bahasanya sendiri."

Ryu punya mimpi paling murni tentang Robin. Mimpi yang terpelihara rapi selama dua belas tahun. Hingga Tuhan memberi kejutan yang tidak siap untuk dihadapi gadis itu. Enzo juga menyimpan mimpi-mimpinya di tempat rahasia. Berbeda dengan Ryu, Enzo tahu bagaimana caranya untuk mewujudkan mimpi itu. Meski tidak mudah.

Pipi semangka. Robin. Juliet. Ian Quintus. Lirik lagu. Satu per satu mendorong Ryu dan Enzo kea rah yang sama. Semuanya dilengkapi oleh ‘mantra’ yang diucapkan Ryu. Abrakadabra!

Dapat novel ini langsung dari penulisnya beserta tanda tangannya hehe karena tanpa diduga aku memenangkan giveaway Rainbow of You dengan mendefinisikan apa itu pelangi, menurut pendapatku sendiri^^
Secara keseluruhan, novel ini bercerita mengenai kisah cinta yang aku katakan unik! Hehe... Kisah masa kecil Ryu beserta Robin Willem Macfadyen & Enzo Terry Macfadyen (Sampai detik ini masih kerepotan nyebutin nama panjang dua bersaudara ini, hehe...) yang lucu dan menggemaskan, apalagi kebiasaan Enzo yang kerap kali merusak mesin cuci untuk mendapatkan uang jajan.
Dikisahkan bahwa Ryu, seorang gadis cantik menaruh hati pada Robin, yang tak lain merupakan kakak kandung Enzo. Meskipun Robin dan Enzo bersaudara, namun keduanya memiliki sifat yang bertolak belakang. Robin dengan kelembutan serta kebaikannya mampu memikat hati Ryu, bahkan ketika Ryu masih berusia enam tahun. Sedangkan Enzo sebaliknya.
Sejak saat itu, Ryu merasa bahwa Robin mampu menjadi penolong ketika dirinya dijaili oleh Enzo. Namun semuanya berubah ketika keluarga Robin harus meninggalkan Medan dan menetap di Inggris. Sejak saat itu pula, Ryu memenuhi hari-harinya dengan rindu yang terus-menerus berkecamuk dalam dadanya. Tak jarang, ia mencurahkan isi hatinya pada sebuah foto.

Ketika Ryu kuliah, keluarga Macfadyen kembali ke Medan, ini lantas membuat Ryu merasa senang. Namun, satu hal yang tak pernah terfikir dibenak Ryu adalah perubahan fisik maupun sikap dan sifat Enzo yang begitu drastis meskipun terkadang Enzo masih suka membuat Ryu kesal.

I love the tittle so much and of course, Enzo! Aaaa *culik Enzo, bawa pulang*

Ceritanya fresh dan lucu ^^ ditambah lagi dengan sisipan-sisipan kalimat pendek yang mewakili keseluruhan cerita di setiap babnya yang dituliskan dengan kata-kata yang mengusik relung hati *tsah* menambah nilai estetika tersendiri untuk novel ini.

Ceritanya mengalir, alurnya pun teratur. Penulisnya mampu menempatkan konflik dan penyelesaian di saat yang paling tepat. Bahasanya pun ringan dan mudah dipahami. Yang paling aku suka adalah penggambaran detil setiap karakter yang begitu kuat.

Banyak sekali kalimat favorit dan beberapa di antaranya,

  1. Menunggu selalu menyakitkan, terutama jika tidak tahu kapan bagian akhir menjelang. (Hal. 41)
  2. Jika tak bisa memahami maka jangan pernah menghakhmi karena hati manusia tak bisa ditebak maunya (Hal. 64)
  3. Jangan terlalu mudah menggumamkan kata benci. Tak ada yang tahu kepada siapa hatimu memuja esok pagi. (Hal. 224)
  4. Aku bukan tipe cowok romantis. Aku bukan tipe orang yang suka ngasih bunga atau bicara gombal.” – Enzo (Hal. 264)
Awalnya aku berharap bahwa aku akan menemukan konflik luar biasa antara Ryu, Enzo dan Robin, namun ternyata lebih ke konflik Ryu dengan dirinya sendiri yang ditonjolkan. Well, it’s ok, aku masih bisa menikmati novel ini sampai akhir :)

Aku kurang puas dengan endingnya hihi…. Meskipun happy ending tapi aku masih berharap membaca kelanjutan kisah-kisah manis para tokoh utama. Waktu baca kata terakhir, sampai ngomong sendiri dalem hati. “Loh, habis?” Wkwk.. I need sequel, Kak Indah ^_^ Aku masih mau ketemu Enzo, dia karakter favorit aku di novel ini dan satu lagi, aku suka Ken! Hihi… Ken itu Kakaknya Ryu, sifatnya hampir sama kayak Enzo. Jail, iseng, nakal tapi ngegemesin haha...

Terimakasih, Kak Indah udah menciptakan Enzo sebegitu menawannya hehe kalau kata Kak Indah, Enzo itu sebenarnya memiliki sisi romantis yang tidak biasa… Aku sempat berpikir, seandainya Rainbow of You ditayangkan di layar kaca, maka yang paling cocok memerankan tokoh Enzo adalah Giorgino Abraham hihi…. Matanya tinggal dibiruin pake lensa kontak ^^

4 komentar:

  1. Nyari di goodreads gak nemu akhirnya ada yang kasih review juga. 4 bintang? Gak salah? Waduh... masuk list nih. Tq yah:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurutku 4 stars, tapi sudut pandang orang beda-beda, tergantung dari sisi mana kita nilai, sis ^^

      Hapus
  2. buset deh namanya, jadi penasaran :)
    btw tampilan blognya yang baru manis :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nama panjangnya susah diingat, benar-benar susah wkwwk
      Makasih, Kak ^^

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^