Jumat, 31 Januari 2014

Review A Wish for Love

Judul buku: A Wish for Love
Penulis: Mariskova
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 376 halaman
ISBN: 9789792298239
Rating: 2/5
Blurb: Love is a myth.

Cinta hanya datang kepada sedikit orang yang beruntung. Dan aku bukan salah satu yang beruntung itu.  

But that’s fine. Aku tidak membutuhkan cinta. Menurutku, dua orang dewasa yang saling peduli dan menghormati sudah cukup untuk menjalin hubungan yang baik. Seperti aku dan Rio. Bertahun-tahun aku menjadi kekasih Rio tanpa pernah mencintainya dan itu sudah cukup. I can live with that. I really can...sampai seorang laki-laki lain membuat duniaku berhenti berputar dengan senyumnya dan mata bulan sabitnya.

Kini ada dua laki-laki mengharapkan cintaku. Siapa yang harus kupilih?  

If I have to choose love, why does it hurt so much?
Bercerita mengenai Kirana seorang dosen berusia 29 tahun yang menjalin hubungan dengan Rio. Mereka berpacaran sudah cukup lama, bertahun-tahun namun Kirana sama sekali tak memiliki perasaan apa-apa terhadap Rio karena menurutnya cinta hanyalah sebuah mitos belaka dan dalam menjalin suatu hubungan tidak diperlukan cinta. Sedangkan Rio justru mencintai Kirana dengan sangat, mengorbankan apapun yang ia miliki demi Kirana.

Hingga Kirana bertemu dengan Yoshi, seorang profesor muda yang berasal dari Jepang dalam sebuah konferensi di Bali yang pada akhirnya membuak lebar-lebar mata hati Kirana hingga ia bisa merasakan suatu getaran yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Lalu, siapa yang akan Kirana pilih? So, baca aja ok. ^^

Saya jatuh cinta terhadap blurb dan cover-nya. Itulah alasan mengapa saya membeli buku ini. Benar-benar menggoda. Namun, pepatah "Don't judge a book by its cover." nampaknya tetap berlaku. Blurb dan cover-nya tidak seindah isinya, sangat disayangkan.

Ah Kirana *SMH* menerima Rio meski ia tahu ia tak memiliki perasaan apa pun lalu mencampakan pria itu begitu saja ketika mengenal Yoshi, so cruel wkwk dan Rio, aaaaah lebay wkwk berlebihan dalam menyikapi segala sesuatunya. Dibawa santai aja, Bro :P

Menggunakan 3 sudut pandang. POV Kirana, Rio dan Yoshi sehingga kita diajak menyelami perasaan masing-masing. Bahasanya itu loh, liar!!!! Terlampau liar hehehe monyet, anjing, setan semuanya disebutin, banyak pula xD endingya udah bisa ditebak dari awal. Gaya bercerita yang santai dengan bahasa yang mudah di mengerti khas novel metropop. Namun banyak hal yang tak masuk akal, OMG. Ada lagi Rio yang mencintai Kirana sampai segitunya kayaknya disuruh mati pun ia rela hehehe konfliknya pun terlalu standar namun saya suka konflik keluarga Kirana.

Indonesian Romance Reading Challenge

2 komentar:

  1. lama banget g baca bukunya Mariskova, aku suka tulisannya jaman metropop lagi anget-angetnya, yang terakhir g begitu suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku baru baca Hairquake sama ini doang, Kak hehehe tapi yang ini kurang suka

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^