Selasa, 25 Februari 2014

Quiz Bookpict Riawani Elyta - Yang Kedua

https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/t1/p180x540/1911610_727592337273482_1871002053_n.jpg 

Tidak ada yang salah dengan cinta antara kau dan aku.
Mungkin, yang salah hanyalah waktu. Kau dan aku, seharusnya sejak dulu bertemu....
(Yang Kedua by Riawani Elyta, Bukune 2012)

Sebuah novel manis karya Riawani Elyta, mengusung tema seputar kehidupan rumah tangga, dilatarbelakangi dunia seni musik dan dunia entertainment serta mengandung banyak sekali pelajaran hidup yang bisa kita petik. - Deta Rainbow

Baca resensi lengkapnya di sini! ^^

Review Yang Kedua

Judul Buku: Yang Kedua
Penulis: Riawani Elyta
Penerbit: Bukune, 2012
Jumlah Halaman: 250 halaman
ISBN: 602-220-040-7
Rating: 3/5

Blurb: Kau bagai lagu indah, yang membuatku jatuh cinta dalam cara yang sederhana. Menyusu cepat ke dalam dada, mengentakkan hati, lalu mengisi penuh ruang kosong jiwa. Kaulah lirik yang selalu bisa kugumamkan dalam benakku, tanpa jemu.

Kau tahu, ketika aku menyerahkan hatiku-telah kuserahkan seluruhnya. Namun, mengapa kita tak bisa sekedar saling tatap. Mengapa kita tak bisa saling teriakkan, bahwa cinta yang kita rasa membuat bahagia dalam diri luruh hingga ke ujung-ujung jari yang menghangat. Tak ada yang salah dengan cinta, cinta antara kau dan aku. Mungkin, yang salah hanyalah waktu. Kau dan aku seharusnya sejak dulu bertemu.

Jumat, 21 Februari 2014

Review Kei; Kutemukan Cinta di Tengah Perang

Judul Buku: Kei
Penulis: Erni Aladjai
Penerbit: GagasMedia, 2013
Jumlah Halaman: 250 halaman
ISBN: 979-780-649-9
Rating: 5/5

Blurb: Mari kuceritakan kisah sedih tentang kehilangan. Rasa sakit yang merupa serta perih yang menjejakkan duka. Namun, jangan terlalu bersedih, karena aku akan menceritakan pula tentang harapan. Tentang cinta yang tetap menyetia meski takdir hampir kehilangan pegangan.

Mari kuceritakan tentang orang-orang yang bertemu di bawah langit sewarna biru. Orang-orang yang memilih marah, lalu saling menorehkan luka. Juga kisah orang-orang yang memilih berjalan bersisian, dengan tangan tetap saling memegang.

Mari kuceritakan tentang marah, tentang sedih, tentang langit dan senja yang tak searah, juga tentang cinta yang selalu ada dalam tiap cerita.

Kamis, 13 Februari 2014

Review Goodbye Happiness; Cinta yang Takkan Usai

Judul buku: Goodbye Happiness
Penulis: Arini Putri
Penerbit: GagasMedia, 2012
Jumlah Halaman: 312 halaman
ISBN: 978-979-780-593-7
Keterangan: Pinjam dari Nisa
Rating: 2/5

Blurb: Kau dan aku tidak ditakdirkan untuk berada dalam satu kisah yang indah. Percaya atau tidak, begitulah kenyataannya. Jangan menyangkalnya karena akan sia-sia. Sama seperti berjalan di atas pecahan kaca, setiap langkah kita sesungguhnya hanya akan menuai luka.

Kau dan aku seperti tengah mencoba untuk membirukan senja yang selalu merah. Kita sama-sama berusaha, namun tidak bisa mengubah apa-apa. Senja tetap berwarna merah dan hatiku masih saja berkata tidak. Maka, berhenti dan renungkanlah ini semua sejenak. Tidak ada gunanya memaksa. Ini hanya akan membuatmu tersiksa dan aku menderita.

Lantas, kenapa kita tidak menyerah saja? Bukankah sejak awal semuanya sudah jelas? Akhir bahagia itu bukan milik kita.

Berkisah mengenai Krystal yang bercita-cita menjadi seorang aktris terkenal, juga Skandar yang bercita-cita menjadi seorang photographer. Krystal dan Skan merupakan rekan satu kelas yang jarang sekali menyapa satu sama lain namun semua itu berubah ketika Krystal mengikuti seleksi teater di ekstrakulikuler sekolahnya dan Skan berada di sana, memotret Krystal dan mengatakan bahwa Krystal tidaklah photo genic.

Rabu, 12 Februari 2014

Review Cemburu; Di Antara Sakura Padang Salju

Judul buku: Cemburu
Penulis: Hapsari Hanggarini
Penerbit: Bukune, 2013
Jumlah halaman: 202 halaman
ISBN: 602-220-087-3
Keterangan: Pinjam dari Erika
Rating: 3/5

Blurb: Hiduplah seperti bunga sakura. Meski singkat, bisa memberi kebahagiaan bagi orang lain-bahkan hanya dengan melihatnya

HIKARI
Kau bersama dia yang begitu sempurna. Aku cemburu. Tapi, aku tak tahu bagaimana untuk mengungkapkan rasa ini tanpa menyakiti dirimu dan diriku. Apakah aku hanya bagai bunga sakura bagimu? Yang merekah sejenak, lalu gugur ketika musim semi berganti. Kau menyukaiku, benarkah?

SHIN
Di antara butiran salju dari pucuk-pucuk pohon di sebuah padang salju yang putih menyilaukan, aku menemukan seraut wajah. Kau, bukan dia. Dan, aku selalu berharap kau duduk di bangku taman itu meski nyatanya aku menemukannya selalu kosong. Aku mencoba kembali memupuk harapan di hati, sendiri. Aku menyukaimu-ah, bukan, aku mencintaimu, bolehkah? Kapan kau akan tahu?

Senin, 10 Februari 2014

Review Marriageable; Gue Mau Nikah Asal...


Judul Buku: Marriageable
Penulis: Riri Sardjono
Penerbit: GagasMedia, 2013 (Cetakan ke-7)
Jumlah halaman: 368 Halaman
ISBN: 978-979-780-651-4

Book Blurb:

Namaku Flory. Usia mendekati tiga puluh dua. Status? Tentu saja single! Karena itu Mamz memutuskan mencarikan Datuk Maringgi abad modern untukku.
        "Kenapa, sih, gue jadi nggak normal cuma gara-gara gue belom kawin?!"
        "Karena elo punya kantong rahim, Darling,” jawab Dina kalem. “Kantong rahim sama kayak susu Ultra. Mereka punya expired date."
        "Yeah," sahutku sinis. "Sementara sperma kayak wine. Masih berlaku untuk jangka waktu yang lama."
        Mamz pikir aku belum menikah karena nasibku yang buruk. Dan kalau beliau tidak segera bertindak, maka nasibku akan semakin memburuk. Tapi Mamz lupa bertanya apa alasanku hingga belum tergerak untuk melangkah ke arah sana.
        Alasanku simpel. Karena Mamz dan Papz bukan pasangan Huxtable. Mungkin jauh di dalam hatinya, mereka menyesali keputusannya untuk menikah. Atau paling tidak, menyesali pilihannya. Seperti Dina, sahabatku.
        "Kenapa sih elo bisa kawin sama laki?!"
        Dina tergelak mendengarnya. "Hormon, Darling! Kadang-kadang kerja hormon kayak telegram. Salah ketik waktu ngirim sinyal ke otak. Mestinya horny, dia ngetik cinta!" 
        See??
        "Oh my God!" desah Kika ngeri. "Pernikahan adalah waktu yang terlalu lama untuk cinta!"
        Yup! 
        That’s my reason, Darling!

Kamis, 06 Februari 2014

Review London; Angel

Judul buku: London: Angel
Penulis: Windry Ramadhina
Penerbit: GagasMedia, 2013
Jumlah halaman: 327 halaman
ISBN: 979-780-653-7
Rating: 4/5

Blurb: Pembaca tersayang,

Mari berjalan di sepanjang bantaran Sungai Thames, dalam rintik gerimis dan gemilang cahaya dari London Eye.

Windry Ramadhina, penulis novel 'Orange', 'Memori', dan 'Montase', membawa kita menemani seorang penulis bernama Gilang mengejar cinta Ning hingga ke Fitzrovia. Namun, ternyata tak semudah itu menyatakan cinta. Kota London malah mengarahkannya kepada seorang gadis misterius berambut ikal. Dia selalu muncul ketika hujan turun dan menghilang begitu hujan reda. Sementara itu, cinta yang dikejarnya belum juga ditemuinya. Apakah perjalanannya kali ini sia-sia belaka?

Setiap tempat punya cerita.
Dalam dingin kabut Kota London, ada hangat cinta menyelusup.

Enjoy the journey,
Editor

[Cerpen] Dan Gerimis Itu.....

Dan Gerimis Itu…
Karya: Deta Rainbow 

Impianmu itu terlalu muluk, Nak.
Aku selalu mengingatnya. Mengingat kalimat yang pernah dilontarkan ibuku saat aku menyatakan keinginanku padanya beberapa tahun silam. Memangnya mengapa? Setiap insan berhak memiliki mimpi, bukan? Bahkan jika itu terasa mustahil sekalipun.
Saat itu usiaku baru menginjak angka ke-15. Aku menyebutnya angka 15 yang berharga. Karena di angka itulah aku menemukan apa yang benar-benar aku inginkan yang menjadi obsesi utama dalam hidupku.  Sejak kecil, aku memang gemar sekali memperhatikan pesawat yang bergerak maju pada lintasannya, yang beradu padu dengan birunya langit cerah siang hari juga beriringan bersama angin yang berhembus kencang di atas sana. Aku memperhatikannya dengan seksama sambil sesekali membayangkan bahwa akulah sang pengemudi. Akulah yang menjadi pilot pesawat tersebut. Indah, begitulah. Keindahan yang tercipta dari impianku sendiri.


Selasa, 04 Februari 2014

Review 17 Years of Love Song

Judul Buku: 17 Years of Love Song
Pengarang: Orizuka
Penerbit: Puspa Storia, Grup Puspa Swara, Anggota Ikapi
Jumlah Halaman: 206 halaman
Keterangan: Re-read
Rating: 3/5

Blurb: Nana, saat itu aku berjanji pada diriku sendiri untuk selalu berada di sampingmu. Menemani sepimu. Menghapus air matamu. Menjadi kekuatanmu. Aku ingin menjagamu. Aku ingin kau hanya menyusahkanku dan bergantung padaku.

Begitulah Leo, penyuka baseball yang pendiam, berkata dalam hatinya. Nana, gadis berkursi roda yang ia temui di sebuah padang ilalang indah di belakang sekolahnya, telah membuat dirinya berubah. Dari anak kota yang meremehkan kondisi kampung yang ia tinggali, Leo justru menemukan segalanya di sana. Persahabatan, tanggung jawab, sampai cinta. Namun, saat-saat indah itu hanya sekejap. Musibah yang datang bertubi-tubi memisahkan Leo dengan penyemangat hidupnya, Nana. Lima tahun Leo sibuk menyelusuri jejak gadis itu tanpa lelah. Saat bertemu kembali, Leo sadar bahwa semuanya telah berubah. Apalagi, Leo kini sudah punya idaman lain bernama Raras. Berhasilkah Leo dan Nana merajut kembali kenangan-kenangan yang indah seperti dulu? Atau seseorang harus ada yang kalah?

Minggu, 02 Februari 2014

Surat untuk Stiletto Book

Dear Stiletto Book

Hi… I don't know what to write actually but I feel that I have to write something here.

 
Aku Deta Nur Fauziah, perempuan daerah yang tak mengetahui ada di kategori manakah aku sekarang. Dikatakan Loyal Reader uhm… sebenarnya itu terlalu berlebihan because I don’t know you so well, namun aku pun bukan Rookie Reader, karena pada kenyataannya, aku mengenal Stiletto. Mungkin aku berada di tengah-tengah keduanya. 

So glad when I knew that I had a chance to write a letter for Stiletto. But, I'm just speechless, gugup untuk menuliskan kata demi kata yang ingin aku tuliskan. Malu, terlampau malu karena terus terang saja, aku baru mengenal Stiletto awal tahun 2013. Maafkan aku untuk ini dan maafkan atas kelancanganku yang terlampau berani mengirimi Stiletto surat semacam ini seolah-olah aku sudah mengenal Stiletto dengan baik.