Minggu, 02 Februari 2014

Surat untuk Stiletto Book

Dear Stiletto Book

Hi… I don't know what to write actually but I feel that I have to write something here.

 
Aku Deta Nur Fauziah, perempuan daerah yang tak mengetahui ada di kategori manakah aku sekarang. Dikatakan Loyal Reader uhm… sebenarnya itu terlalu berlebihan because I don’t know you so well, namun aku pun bukan Rookie Reader, karena pada kenyataannya, aku mengenal Stiletto. Mungkin aku berada di tengah-tengah keduanya. 

So glad when I knew that I had a chance to write a letter for Stiletto. But, I'm just speechless, gugup untuk menuliskan kata demi kata yang ingin aku tuliskan. Malu, terlampau malu karena terus terang saja, aku baru mengenal Stiletto awal tahun 2013. Maafkan aku untuk ini dan maafkan atas kelancanganku yang terlampau berani mengirimi Stiletto surat semacam ini seolah-olah aku sudah mengenal Stiletto dengan baik. 

Pada kesempatan kali ini, izinkan aku mengutarakan kekagumanku terhadap eksistensi Stiletto yang berkomitmen untuk menerbitkan buku-buku berkualitas dengan tema perempuan. Salah satu dari sekian banyak hal yang bisa mengangkat derajat perempuan, salut untuk gagasannya. Kemudian, perkembangan Stiletto itu sendiri yang meski tergolong baru namun Stiletto telah membuktikan bahwa Stiletto mampu berdiri sejajar dengan penerbit-penerbit yang sudah lama terbentuk. Lagi-lagi, aku menaruh kekaguman untuk ini. Maaf, jika bosan dengan pujianku, tapi ini jujur, aku tidak sedang membual. 

Buku terbitan Stiletto pertama yang aku baca adalah 'Bad Romance' pada September 2013, sebuah novel karya E. Zazi, penulis muda berbakat sekaligus sahabat dan seniorku. Aku terkesan dengan sampulnya yang menarik dan begitu eye catching, betah berlama-lama memandangnya. Selain itu, aku juga terkesan dengan jalan cerita yang dipenuhi oleh pesan moral. Mengenai seorang gadis yang putus asa akan kejombloannya dan melakukan berbagai usaha agar mendapatkan seorang pasangan. Lucu, menghibur, mendidik dan mengharukan. Resensinya bisa dilihat di sini ^^


Tanggal 7 Juli 2013, dengan harapan penuh, aku memberanikan diri mengirim draft naskah utuh ke e-mail Stiletto mengingat naskah novel aku membahas dunia perempuan. Seraya menunggu hasil keputusan tim Stiletto untuk naskahku, aku berandai-andai sejenak. Seandainya Stiletto tertarik dengan draft novelku dan aku berhasil menerbitkan sebuah buku di bawah naungan Stiletto, maka aku akan sangat berbahagia bisa memberi sedikit kontribusi untuk Stiletto. Tak menunggu waktu satu bulan, tepatnya tanggal 1 Agustus 2013, aku mendapatkan e-mail balasan. Dengan perasaan cemas, aku membukanya dan segera mengunduh file yang terlampir.


I took a deep breath at that time. Aku tak tahu apa yang sebenarnya aku rasakan pada saat itu. Sedih, kecewa, tetapi aku pun mendapat motivasi serta semangat baru ketika membacanya. Stiletto gave me spirit, memberi aku do’a, memberi aku rasa percaya bahwa aku bisa namun tidak pada saat itu. Mungkin nanti, besok lusa, tahun depan atau entah kapan yang pasti Allah tengah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Terikasih banyak, Stiletto, you’ve made me believe in the Gift of God. Mudah-mudahan, aku bisa mengirim naskah baru dan berjodoh dengan Stiletto. Aamiin :)

Stiletto, selamat ulang tahun yang ke-3. Be the best all the time. Ada do’a yang ingin kumunajatkan. Mudah-mudahan Stiletto menjadi semakin jaya, mampu mempertahankan eksistensinya hingga kapan pun, mampu menerbitkan lebih banyak buku wanita yang lebih baik dan lebih baik lagi dari sebelumnya. Dan sedikit saran, mudah-mudahan di tahun ini, Stiletto lebih banyak mengadakan writing challenge untuk penulis pemula sepertiku hehehe… Terakhir, seandainya aku menjadi salah satu dari enam orang yang beruntung, maka aku ingin memiliki ketiga buku ini:
 Foto

Alasannya sederhana, karena aku adalah penikmat novel romance lokal dan aku ingin menambah koleksi buku Stiletto yang lain setelah Bad Romance :) Selain, itu aku juga terkesan dengan blurb di bagian belakang masing-masing cover ke-4 novel tersebut. Sekali lagi, happy birthday, Stiletto! Dan terimakasih banyak untuk kesempatan menulis surat ini, mohon maaf atas segala kekurangannya.

Regards,
Deta Rainbow


--------------------------------------------------
Tulisan ini diikutsertakan dalam Writing Contest; Surat untuk Stiletto Book


2 komentar:

  1. Cara kirim naskah ke stiletto gimana? bisa lewat email ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa :) Coba cek ke website Stilettonya langsung ^^

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^