Senin, 24 Maret 2014

Review Black Angel

Judul Buku: Black Angel
Penulis: Indah Hanaco
Penerbit: Stiletto Book, 2011
Jumlah halaman: 234 Halaman
ISBN: 978-602-49026-8-5
Rating: 2/5 stars
Keterangan: Pinjam dari Erika

Sinopsis di belakang kaver:

Avril, si anak kesayangan Papa akhirnya harus menghadapi kenyataan pahit. Hidup yang tadinya begitu indah dan nyaman, menjadi terjungkir-balik oleh sebuah pengkhianatan yang dilakukan oleh papanya sendiri. Dunia semakin gelap saat kakak tersayang dan papanya pun memilih mundur dari kehidupan dengan jalan yang penuh kabut.

Hidup mungkin menggeliat kejam bagi Avril. Dia menjelma menjadi sesosok remaja yang sinis akan hidupnya sendiri. Meninggalkan kehidupan lamanya dan mencoba hal-hal baru yang mengerikan hanya untuk memancing sesuatu yang bernama “gairah”.

Avril bertemu Prue, perempuan transgender yang mengejutkan. Kemudian ada Aidan yang membuat hidupnya tak melulu gelap. Akan ke manakah hidup membawa kisahnya? Apakah Aidan mampu melembutkan hati Avril dan mengisinya dengan cinta? Akankah gelang bertulis Ma Cion Daonnan mengubah hidup Avril selamanya?

Berkisah mengenai Avril, seorang gadis remaja yang hidupnya bisa diakatakan nyaris sempurna. Ia cantik, kaya raya dan mendapatkan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya hingga ayah kandungnya melakukan penghianatan terhadapnya dengan melalukan perselingkuhan dengan sesama pria. Sejak itu, Avril bersumpah tak akan pernah memaafkan ayahnya untuk seumur hidupnya.
Berbeda dengan orang lain, Avril melampiaskan dendamnya dengan cara yang tak biasa. Ia menjadi seorang pencuri bahkan pelacur demi membuat nama baik ayahnya rusak. Selain untuk alasan itu, ia juga merasa bahwa hidupnya sudah mati dan tak ada gairah sama sekali sehingga ia melakukan itu untuk memacu adrenalinnya juga. Lalu bagaimana kisah hidup dan kisah cinta Avril pada akhirnya? Baca ya...

Novel kedua penulis yang saya baca setelah Rainbow of You. Berbeda dari Rainbow of You yang menyajikan cerita manis, Black Angel justru mengangkat hal-hal yang tak biasa dan jarang sekali diangkat oleh penulis Indonesia.

Membaca novel ini sebenarnya cukup singkat, hanya dalam waktu 2 jam saja saya sudah membaca hingga halaman ke 168 lalu dilanjutkan keesokan harinya saat tengah mengantri di sebuah bank, dan tamat hihi ^^

Banyak sekali kejutan-kejutan yang membuat saya penasaran. Dunia Avril memang berbeda dengan dunia orang-orang pada umumnya yang mengalami hal yang sama. Jika, mereka bisa melampiaskan dengan menggunakan drugs, Avril justru melampiaskan dengan hal-hal yang tak biasa. Sempat ngeri juga di beberapa bagian dan bertanya dalam hati, "ini beneran ada?"

Kelemahannya, menurut saya hmm alurnya kurang rapi dan terlalu cepat. Ketika Mirza dan ayahnya mati, tak dijelaskan kronologisnya bagaimana karena tiba-tiba seperti itu, padahal saya ingin menikmati saat-saat dimana mereka hendak menemui ajalnya hehe... dan kemana Naila? Tak diceritakan lagi padahal ia memegang peranan cukup penting yakni sebagai sahabat baiknya Avril.

Untuk kaver, mungkin akan lebih bagus kalau gambar wanita itu diganti dengan gambar ilustrasi wanita saja namun tanpa meninggalkan kesan dark namun, secara keseluruhan sih bagus dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami juga mengangkat tema yang tak biasa :)

-------------------------------------2/5 stars (It was OK.)--------------------------------
Indonesian Romance Reading Challenge 2014


2 komentar:

  1. Ide ceritanya sih udah bagus menurutku. Mungkin memang segi penulisannya ya yang bikin minus. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya justru kurang suka ceritanya hehe

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^