Sabtu, 15 Maret 2014

Review Dilema; Tiga Cerita untuk Satu Rasa

Judul Buku: Dilema
Penulis: Alvi Syahrin
Penerbit: Bukune, 2013 (Cetakan ketiga)
Jumlah Halaman: 332 Halaman
ISBN: 602-220-064-4
Rating: 3/5

Blurb:
Estrella
Ini bukan kisah cinta segitiga seperti yang kau pikirkan.
Kira
Cinta hanya punya ruang untuk dua orang, bukan tiga.
Adri
Tuhan tak pernah membiarkan kita kesepian.

Suatu ketika, aku ingin menceritakan kisah panjang tentang kami. Tentang tiga manusia yang jatuh cinta, cemburu, patah hati, tertawa, sakit, dan kehilangan. Tentang tiga manusia yang mengharapkan hal paling utopis: selalu bersama tanpa ada yang terluka.

Ini kisah tentang kami bertiga, yang saling bersitatap sekaligus memunggungi.

Dan ini bukan kisah cinta segitiga seperti yang dia pikirkan..., tetapi bisa saja seperti yang kau duga.

"Karena satu detik bersama sahabat dekat adalah momen terindah yang akan sangat dirindukan saat kita tua kelak."

Diawali dengan sebuah pencarian anggota kelompok yang dilakukan oleh murid XI IPA 4 untuk menyelesaikan tugas akhir semester termasuk oleh Kira dan Estrella, dua gadis yang duduk di bangku yang sama dan juga bersahabat. Satu kelompok terdiri dari tiga orang. Hal ini mau tak mau memaksa Kira dan Estrella utnuk mencari satu anggota lagi. Dan terpilihlah Adri, cowok dingin yang jarang sekali mengeluarkan kata-kata bahkan suaranya yang ternyata sudah lama menarik perhatian Kira sedari dulu. Dari sanalah segalanya dimulai.

Adri mulai terbiasa bersosialisasi dengan dua cewek yang menjadi rekan kelompoknya itu hingga mereka memutuskan untuk bersahabat. Hal ini sontak membuat Kira senang karena ia bisa selalu dekat dengan Adri yang justru malah menaruh simpatik lebih besar kepada Estrella dibandingkan Kira. Baca kisah selengkapnya di Dilema ya ^^

Novel debut plus novel pertama Alvin yang saya baca *telat banget*
Cerita sedikit, sebenarnya novel ini nyaris dibawa pulang ketika saya mengunjungi Gramedia pada Maret tahun 2013 yang lalu. Terus terang, saya kepincut kavernya yang OMG memikat sekali. Manis. Saya juga suka dengan blurb novelnya tapi entah kenapa saya malah membawa pulang buku lain XD Tapi, alhamdulillah akhirnya kesampaian juga memiliki buku ini walau pun telat XD

Tema yang penulis usung mungkin klise. Mengenai persahabatan, cinta dan konflik keluarga yang sedang marak terjadi. Ceritany sudah tertebak dari awal sih hehehe tapi, penulis pandai sekali bermain-main dengan narasi yang manis dan gaya bahasa yang sedikit puitis, menjadikan Dilema ini memiliki nilai estetika yang baik *sok paham XD*

Buku ini cukup tebal dan saya sempat tertipu, saya pikir ini bukan novel teenlit hihi tapi rupanya membahas dunia anak SMA dengan segala problematika khas remajanya termasuk mengenai sindiran-sindiran remaja di media sosial, sebenarnya orang dewasa pun ada juga yang melakukan hal semacam ini *SMH* Penjelasan mengenai segala hal di dalam novel ini sangat detil namun terkadang melampaui batas yang dibutuhkan sehingga terkesan bertele-tele dan berputar pada hal yang itu-itu saja. Hehe...

Ketika membaca, saya menempatkan diri di posisi Kira, Kira yang egois dan Kira yang terkadang menyebalkan walaupun sebenarnya novel ini ditulis menggunakan POV orang ketiga tunggal serba tahu tapi entah kenapa saya menyukai tokoh Kira sejak awal baca... Atmosfernya begitu terasa ketika menyangkut hubungan Kira dengan Adri yang entah mengapa Adri itu menyebalkan sekali menurut saya wkwk... Saya bisa merasakan begitu terlukanya Kira ketika Adri terus saja memprioritaskan orang lain melebihi dirinya. Ada alasan-alasan yang nggak bisa saya terima wkwk ini masalah personal sebenarnya :P Tapi, saya juga bingung siapa yang harus disalahkan. Sempat menempatkan diri di posisi Estrella dan lagi-lagi saya bisa merasakan dengan jelas tidak enaknya berada di posisi Estrella.

Endingnya terkesan buru-buru kalau menurut saya padahal bukunya sendiri udah cukup tebal gimana kalau ditambah ya? Wkwk.. Penyelesaian konfliknya bikin gregetan. Saya mulai menarik ucapan saya sendiri yang menyukai Kira, ternyata dia cukup plinplan haha ngambek kok setengah-setengah *dipelototin guru agama* maksud saya, coba adegan Kira ngambeknya lebih lama lagi atau lebih digali lagi pasti lebih terasa nyeseknya hehe jadi nggak langsung memaafkan padahal sebelumnya dia dalam kondisi marah berat sama Adri dan Estrella. Baik untuk sebuah debut. Memburu karya Alvin yang lain. Yuk mari yang mau lempar Swiss ke rumah saya :P

Note: Saya suka sama sisipan lirik lagu di setiap permulaan bab yang semua lagunya saya tahu jadi bisa membantu sebagai backsong tak terdengar (?) Dan yang paling saya suka, penulis banyak menuliskan lirik dari lagu penyanyi favorit saya; Demi Lovato. Weheeey meski lebih banyak lagunya Taylor sih *gak penting* satu lagi, covernya manis dan syarat akan makna, jujur saya nggak ngerti maksudnya sampai saya membaca ceritanya sendiri dan paham ^^

------------------------------------3/5 stars (I liked it)---------------------------------
Indonesian Romance Reading Challenge 2014

4 komentar:

  1. Oh ini teenlit toh :D
    aku juga suka sama covernya unyu gitu :3
    tapi lagi-lagi belum baca xD

    BalasHapus
  2. Suka banget sama novel ini. Gregetnya dapet banget kalau menurut aku :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di awal sempat agak bosan tapi lama-kelamaan bisa enjoy :)

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^