Sabtu, 01 Maret 2014

Review Lullaby; Rahasia Di Relung Ingatanmu yang Paling Dalam

Judul Buku: Lullaby
Penulis: Rina Suryakusuma
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama, 2011
Jumlah Halaman: 240 hlm.
ISBN: 978-979-22-7730-2
Rating:3/5

Blurb:
Audy dan Rosalind memang dua gadis kembar, tapi Audy selalu merasa semua orang dalam keluarganya terlalu mengistimewakan dirinya dan mengasingkan Rosalind. Audy yakin ini semua karena kelainan jantung yang dideritanya. Bahkan hingga mereka dewasa, dan Audy menemukan pria impiannya, Rosalind tetap harus puas dengan sisa kasih yang terbelah, dan perasaan disisihkan sepanjang hidupnya.

Bersama Mardinanto Nolan, lelaki yang teramat mencintainya, Audy mengenal kebahagiaan yang tak pernah terpikir akan bisa dirasakannya. Namun Audy tak ingin Rosalind menderita karena dirinya. Ia ingin Rosalind juga merasakan kebahagiaan seperti dirinya. Dan ketika Audy diharuskan memilih antara pria impiannya atau saudari kembarnya, rahasia kelam yang mengungkung hidup Audy akhirnya terkuak.


"Bagaimana cara kamu bilang pada matahari supaya dia jangan terbit lagi? Bagaimana cara kau bilang pada orang yang mencintaimu sepenuh hati, supaya tidak usah kuatir lagi padamu?"

Audytha Amarilis Capelle dan Rosalind Alexandra Capelle merupakan saudara kembar yang memiliki karakter serta sifat yang sangat bertolak belakang. Audy merupakan gadis 24 tahun yang riang dan pandai sekali bersosialisasi dengan dunia luar namun tidak begitu halnya dengan Rose, yang lebih senang menyendiri di balik dinding kamar apartemennya, menyelesaikan lukisannya di ruangan itu dan pura-pura tertidur bila seseorang selain Audy memasuki ruangannya.

Sejak kecil, perhatian dari keluarga Capelle lebih tertuju pada Audy. Ayah, Ibu, Kak Austin, Kak Karin, semuanya selalu memproritaskan Audy di urutan pertama. Audy menyadari hal itu sepenuhnya, dirinya menyadari bahwa saudara kembarnya tidak mendapatkan perlakuan yang sama seperti yang ia terima dari keluarganya. Semua ini karena penyakit jantung mematikan yang diderita Audy sejak kecil. Tak jarang, Audy selalu saja menyesali dirinya yang terlahir dengan kondisi jantung yang tidak sehat.

Namun, dibalik itu semua, Audy begitu menyayangi saudara kembarnya. Bahkan ketika kekasihnya, Mardinanto Albert Nolan memintanya untuk menjadi istri, Audy harus dihadapkan kepada pilihan yang sangat membingungkan. Dirinya begitu mencintai Mardi, namun ia tak ingin meninggalkan Rose begitu saja sebelum saudari kembarnya pun menemukan jodohnya. Hal ini lah yang membuat Mardi serta keluarga Capelle yang lain naik darah darah karena Rose selalu saja menjadi penghalang untuk Audy menemukan kebahagiaannya sendiri.

“Audytha Amarilis Capelle, aku cinta padamu. Dan aku akan menunggumu sampai kau siap. Tidak peduli sakit jantung atau tidak, Rose atau siapapun yang membuatmu bimbang akan tetap menunggumu.”

Baca kelanjutan kisah serunya di Lullaby :)

Demi apa saya baru aja selesai baca novel tentang anak kembar yang mendapat perlakuan berbeda lagi? Aaaah, jadi rindu Ares di novel Summer Breeze-nya Orizuka. Lupakan tentang Ares, mari kita bahas Lullaby ini ^^

Saya suka sekali dengan ide cerita yang penulis usung. Terus terang, saya baru pertama kali membaca karya Rina dan ya ampun bahkan sebelumnya saya tidak mengetahui nama penulis ini, maafkan saya, Kak Rina ^^ Tapi kesan pertama yang timbul setelah membaca karyanya ini adalah PUAS! Saya puas sekali. Ceritanyanya benar-benar mengaduk-ngaduk emosi dan perasaan saya serta tak jarang membuat mata saya berkaca-kaca walaupun tak sampai menetes namun nyeseknya dapet bangeeeet. *Peluk Rose*

Saya juga sukasetiap diksi yang dipilih penulis. Tidak bertele-tele namun indah dan sangat enak dibaca. Endingnya benar-benar unpredictable, OMG! Bagus, tak tertebak dan benar-benar mengharukan. Ada juga kisah romantis antara Audy dan Mardi yang membuat saya iri, adakah pria sebaik dan seromantis Mardi? Namun... mengingat ini novel Amore, saya sudah menyiapkan diri jikalau terdapat part yang bisa membuyarkan konsentrasi baca hahaha dan benar saja ada, gubraaaak namun tidak banyak dan tidak terlalu parah :P

Terdapat banyak sekali typo dan ketidakkonsistenan penulis dalam menuliskan nama. Kadang Audytha, kadang Audyta. Kadang Audy, kadang Audi. Padahal kan kalau penulisan nama salah satu huruf saja bisa sangat fatal. Coba saja pada saat UN, salah menuliskan satu huruf saja, lembar ujianmu pasti blank tak terbaca komputer, bisa tidak lulus nanti :P but overall, saya puas.

------------------------------------3/5 stars (I liked it)---------------------------------
Indonesian Romance Reading Challenge 2014

6 komentar:

  1. yang ini mau pinjam entaarrrrr.... hehehehe

    BalasHapus
  2. Tentang saudara kembar? Kayaknya seru juga tuh. Jadi ingin baca novelnya hehe :D

    BalasHapus
  3. Fauziaaah, blogmu superunyu! >,<
    Namamu ngingetin aku sama sahabat SMP-ku. Aku manggil dia Uzi :)
    Tentang Lullaby, aku kok nggak suka novel ini, ya? Konfliknya datar aja buat aku. Entahlah ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaaah makasih banyak, Kak Amaya :) Waaah namanya sama ya, salam buat Uzi ya ^_^
      Iya, Kak, gak apa-apa, beda pemikiran bagus hihi

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^