Minggu, 04 Mei 2014

Review After School Club

Judul Buku: After School Club
Penulis: Orizuka
Penerbit: Bentang Belia, 2012
Jumlah Halaman: 244 Halaman
Rating: 3/5 Stars

Blurb:
Aneh, Ajaib, Norak. Tiga kata itu pas untuk menggambarkan penghuni kelas After School. Kelas ini juga dianggap sebagai kelas anak-anak “bodoh” oleh seluruh warga sekolah.
Gara-gara nilai Fisikanya jeblok dua kali berturut-turut, Putra harus masuk kelas itu. Ini jadi aib yang serius bagi Putra yang terkenal cool dan populer. Apalagi kalau ayahnya yang angker dan penuntut sampai tahu, bagaimana dia menjelaskannya?

Tiap hari Putra harus tahan banting menghadapi keusilan anak-anak After School. Ditambah lagi, Cleo, ketua genk After School diam-diam menyukainya. Keusilan anak-anak After School meningkat dua kali lipat demi membantu Cleo PDKT.

Bencana bagi Putra seakan jadi bertumpuk-tumpuk. Musibah apa lagi setelah ini?

Sesuai judulnya, After School Club menceritakan tentang sekumpulan murid yang mendapatkan nilai kurang dan membutuhkan pelajaran tambahan. Maka dari itu, mereka diharuskan mengikuti pelajaran tambahan untuk memperbaiki nilai mereka sesudah bubar sekolah. Murid-murid After School dipadang sebelah mata oleh murid-murid lain karena hanya bisa membuat onar sedangkan otaknya kosong.

Hingga masuklah Putra—cowok paling terkenal di sekolah—ke kelas After School karena ia mendapatkan nilai kurang tiga kali berturut-turut di satu mata pelajaran. Ini merupakan pengalaman paling memalukan yang pernah Putra terima, terlebih-lebih ia harus bergaul dengan murid After School yang norak. Putra pun mendapat perlakuan khusus di kelas, ia dipanggil pangeran oleh murid yang lain dan resmi menjadi anggota baru After School Club.

Adalah Cleo, si ketua club After School yang jatuh hati pada pangeran Putra dan anggota club yang lain berusaha menjodohkan Cleo dengan Putra, lalu bagaimana kisah selengkapnya? Baca ya..

Hahaha gokil untuk bab-bab awal! Serius, saya nggak bisa berhenti ketawa. Tingkah konyol Cleo CS itu menghibur banget. Apalagi waktu pertama kali Putra masuk ke kelas After School, yang kursinya pake kain buat diacara nikahan itu, warna ungu pula ya Tuhaaan bikin ketawa ngakak sampai sakit perut. 

Sampai pertengahan saya masih begitu menikmati tapi entah mengapa semakin lama, saya semakin ngerasa kalau ceritanya monoton. Ya git-gitu aja, bahkan lelucon pun nggak terasa lucu lagi. Ceritanya muter-muter di situ terus jadi bikin saya males bacanya tapi alhamdulillah kelar hehe

Karakter Putra, Putra itu dingin dan cool banget tapi kepopulerannya kurang ditonjolkan. Sedangkan Cleo sendiri udah kuat banget karakternya. Satu lagi Rachel, diawal-awal Rachel digambarkan seperti orang centil yang bego wkwk tapi ternyata dia antagonis abis-abisan. Ya, Orizuka sedikit nggak konsisten menggambarkan tokoh Rachel, I think ^^

Oh iya, aku suka banget sama analogi bumi-bulan-bintang yang Orizuka usung, nyess banget ke hati hahah tepat seperti apa yang aku rasain sebagai bintang ^^ Oke, sekian :)

Orizuka's Book Romance Reading Challenge 2014
Indonesian Romance Readng Challenge 2014

3 komentar:

Please, gimme your comment after finish reading my post^^