Senin, 26 Mei 2014

Review I For You; Cinta yang Selalu Menjagaku


Judul buku: I For You
Penulis: Orizuka
Penerbit: GagasMedia, 2012
Jumlah Halaman: 380 Hlm.
Rating: 4/5

Blurb: 
Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.

Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku. Kau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang teristimewa bagiku.

Tanda-tandanya sudah jelas: aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal. Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu....

Adalah Princessa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cessa, murid SMA Pelita Kita yang dalam kesehariannya bertindak bak putri raja. Ia juga memiliki seorang pangeran bernama Benji yang tak lain merupakan rekan satu kelasnya. Mereka berdua baru dua tahun ini bersekolah di sekolah formal karena sebelumnya, mereka berdua selalu mengikuti program homeschooling.

Benji selalu ada di setiap tempat yang Cessa pijak sehingga tak jarang murid-murid sekolah yang lain berdecak kagum pada Benji karena dengan telaten selalu menjaga tuan putrinya itu. Namun tidak begitu halnya dengan Surya, rekan satu kelas Cessa dan Benji, siswa paling pandai di kelas, si pemegang beasiswa. Menurut Surya, tindakan Benji itu berlebihan mengingat Cessa yang sudah seharusnya bersikap mandiri karena umurnya sudah remaja.

Pada mulanya, Cessa tak menyukai Surya karena ia merupakan satu dari sekian banyak orang miskin di dunia. Cessa memiliki masa lalu suram dengan kemiskinan sehingga ia bersikap seperti itu. Namun, Cessa dan Surya disatukan dalam praktikum biologi oleh gurunya. Sejak itu, keduanya mulai bisa berkomunikasi secara normal meski pun Surya terkadang masih bersikap ketus terhadap Cessa.

Benji pun mengenal Bulan, adik kelasnya yang tak lain merupakan adik kandung Surya. Bulan berbeda dengan Cessa, ia mandiri dan pekerja keras. Ia juga merupakan atlit panahan di sekolah. Benji menaruh kekaguman pada Bulan sama seperti Cessa yang akhirnya merasa kagum pada Surya setelah mengikuti Surya selama beberapa waktu dan mendiskusikan banyak sekali pengetahuan di perpustakaan selama jam istirahat berlangsung.

Singkat waktu, Cessa menyatakan perasaannya pada Surya. Begitupun dengan yang Benji lakukan terhadap Bulan. Cessa berpacaran dengan Surya namun dirinya tak bisa lepas dari Benji. Benji adalah orang nomor satu yang akan Cessa hubungi ketika dirinya mendapatkan masalah atau mengalami suatu kejadian buruk. Benji bagaikan malaikat penolong untuk Cessa. Benji pun demikian, meski ia menyukai Bulan, namun baginya, Cessa adalah yang pertama. Lantas, bagaimana dengan perasaan Surya yang merasa tak berguna sama sekali karena meskipun ia telah menjadi kekasih Cessa namun yang Cessa butuhkan tetaplah Benji? Apa yang Cessa dan Benji sembunyikan selama ini dari semua orang? Baca sendiri ya... ^^
***

Novel nuansa remaja yang lagi-lagi sangat mengagumkan dari salah satu author favorit saya. Sejujurnya, ketika saya membaca bab awal rada skeptis mengingat cerita novel ini adalah si kaya yang membenci si miskin, sinetron banget. Tapi, ada banyak hal yang terselip bari semua itu. Percayalah, Orizuka mampu membuat pembaca berdecak kagum sambil mengangguk-nganggukan kepala seraya berkata, “Oh... I see.”

Semua yang dilakukan sang tokoh memiliki alasan-alasan tersendiri yang menurut saya tak biasa. Cessa yang diperlalukan bak princess serta Surya yang tak pernah bisa lepas dari yang namanya buku ataupun Benji yang memperlakukan Cessa secara berlebihan, ada alasan dan benang merah yang menghubungkan pada sebuah ending yang mampu diterima oleh pembaca.

Saya tak menyukai tokoh Cessa dan Benji pada awalnya, namun akhirnya berbalik. Saya justru sangat menyukai keduanya, terlebih-lebih Benji yang sangat gentle menghadapi segala sesuatunya. Berbeda dengan Surya yang meskipun dingin, namun saya rasa ia kurang charming haha :P

Terselip pengetahuan baru di novel ini. Alurnya tersusun rapi dan sangat rinci. Seperti biasa, Orizuka pun menuliskan kalimat dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami namun tetap mampu membangun emosi pembaca. Riset yang dilakukan Orizuka pun menurut saya sangat baik hehe tapi ada satu hal yang mengganjal dalam benak saya, setelah saya selesai membaca novel ini, saya kemudian segera searching di google mengenai rhesus darah negatif. Rhesus darah negatif ialah darah yang tidak terkandung protein dan membahayakan. Dalam novel ini, Benji memiliki golongan darah AB dengan rhesus negatif tapi Benji terlihat sehat. Saya kurang ngerti juga sih muehehe... Btw, saya juga bergolongan darah AB (manusia langka ekekek) tetapi saya tidak tahu rhesus darah saya sendiri -_- Okay, novel ini sangat memuaskan untuk saya. Great job, Kak Ori! 
---------Orizuka’s Book Reading Challenge 2014----------
-------------Indonesian Romance Reading Challenge 2014------------



2 komentar:

  1. salah satu buku yang militan dipinjem murid-murid unyu di perpus ampe kucel x)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya hihi laku ya, Kak? Pantes aja sih soalnya ceritanya keren :)

      Hapus

Please, gimme your comment after finish reading my post^^