Minggu, 04 Mei 2014

Review Run to You; Cinta Sejati Tak Datang Terlambat

Judul Buku: Run to You
Penulis: Indah Hanaco
Penerbit: GagasMedia, 2013
Jumlah Halaman: 356 Halaman
Rating: 3/5 Stars
Keterangan: Pinjam dari Erika

Blurb:
Kau datang bagai penyihir cinta, yang menjadi penawar luka hatiku.

Setelah mencecap sakit ini, kupikir aku tak akan pernah lagi jatuh cinta. Tapi, kau adalah magnet paling magis, yang membuatku terpaku pada pesonamu. Pengkhianatan yang melukai hati, tiba-tiba seperti tak lagi terasa. Itu berawal sejak kau hadir dalam duniaku. Memberikan kehangatan, menawarkan kebahagiaan. Dan membuatku yakin, bahwa kau datang untuk melengkapi hatiku.

Aku mencintaimu… mungkinkah kau cinta sejatiku?
Jenna seorang wanita cukup dewasa (saya lupa umurnya) yang berkali-kali memaafkan kekasihnya setelah lima kali memergokinya selingkuh (Edan! Wkwk) Sahabat-sahabatnya sudah sering memperingatkan namun Jenna percaya bahwa kekasihnya, Ernest bisa berubah. Hingga datanglah suatu waktu dimana Jenna ditelepon oleh Vivit, salah satu sahabatnya yang menyuruh Jenna untuk datang ke hotel Damon karena Vivit melihat Ernest check ini bersama seorang wanita. Dan benar saja, Jenna pun lagi-lagi membuktikan dengan mata kepalanya sendiri bahwa Ernest tengah bermesraan bersama gadis lain, tak tanggung-tanggung, 2 gadis sekaligus. Double what, what what?! Haha XD
 
Di saat yang bersamaan, seorang pria yang juga cukup dewasa bernama Melvin rupanya memperhatikan kejadian itu dibalik jendela kamar hotel ibunya. Ia merupakan rekan bisnis Vivit dimana keduanya telah membuat janji untuk mengadakan pertemuan. Karena masalah Jenna, Vivit pun harus datang terlambat ketika menemui Melvin. Vivit yang tidak tega meninggalkan Jenna seorang diri akhirnya membawa serta gadis itu dalam pertemuan bisnisnya dengan Melvin. Melvin yang hendak marah kepada Vivit akhirnya urung saat melihat Jenna. Sejak melihat Jenna di depan pintu kamar Ernest, ia rupanya telah menaruh perhatian lebih pada gadis itu. Ada perasaan aneh yang menyeruak masuk ke dalam sanubarinya *tsah*

Seiring berjalannya waktu, Melvin mencari-cari cara agar bisa terus-menerus bertemu dengan Jenna hingga ia dipertemukan kembali dengan gadis itu di sebuah resto, pada saat itu, Jenna tengah bersama dengan Vivit. Melvin pun mengantarkan Vivit dan Jenna pulang. Semenjak itu, hubungan Jenna dengan Melvin menjadi semakin dekat. Ketika, Melvin mengutarakan perasaannya pada Jenna, Jenna merasa belum mantap dengan hatinya sendiri. Sehingga munculah polemik baru yang berupa kecemburuan....

Novel Indah Hanaco ke-3 yang saya baca setelah Rainbow of You dan Black Angel. Seperti biasa, saya selalu suka cara bercerita Kak Indah yang menggunakan bahasa baku namun tidak terkesan kaku, enak banget gitu dibacanya hehehe... Ceritanya pun mengalir dengan sangat baik sehingga tidak membuat bosan ketika membacanya, padahal narasinya panjang-panjang loh :P

Untuk alurnya sendiri, menggunakan alur maju yang tidak begitu banyak menyuguhkan konflik. Malah saya rasa, novel ini terkesan datar. Nggak ada nanjak-nanjaknya ya kalaupun ada Cuma nanjak sedikit doang terus turun lagi. Hal ini sebenarnya yang membuat saya agak malas membacanya karena nunggu konflik yang luar biasa eh nggak muncul juga. Konfliknya sendiri menganai kecemburuan wkwk yang pengeksekusiannya masih sangat kurang. Huhu sayang sekali padahal saya berekspetasi tinggi untuk Run to You ini.

Waktu baca buku ini, tepat banget saya baru pulang trip dari Bali jadi ketika ada part dimana Jenna berlibur ke Bali bersama Melvin, saya sangat bisa membayangkannya haha. Masih hangat dalam ingatan saya, keindahan danau Bedugul dengan kabut-kabut yang mengelilinginya di pagi hari. Apa lagi, Jenna berkeliling menggunakan boot bersama Melvin, ah sweet banget :3

Karakter Jenna, entahlah, sedikit nyebelin wkwk dan Melvin, terlalu sempurna. Sempurna! Kaya raya, tampan, baik hati, setia, tulus, memang ya good guy only exist in book wkwk tapi saya kurang suka karekater yang sempurna macam itu. Maaf. Nggak ada gregetnya :P
Endingnya manis, Indah Hanaco memang selalu menyuguhkan ending yang manis. Yup, real life udah cukup menyedihkan ya baca novel yang happy ending bikin senyum-senyum sendiri, cukup menghibur. Sekian, thanks ^^

Indonesian Romance Reading Challenge 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please, gimme your comment after finish reading my post^^