Minggu, 04 Mei 2014

Review Tokyo; Falling

Judul Buku: Tokyo; Falling
Penulis: Sefryana Khairil
Penerbit: GagasMedia, 2013
Jumlah Halaman: 338 Halaman
Rating: 3/5 Stars
Keterangan: Pinjam dari Erika

Blurb: 
Pembaca tersayang,

Musim panas di Tokyo selalu memiliki banyak warna. Sefryana Khairil, penulis Sweet Nothings dan Coba Tunjuk Satu Bintang mengajak kita berkeliling negeri sakura bersama dua wartawan bernama Thalia dan Tora.

Keduanya dipertemukan oleh sebuah lensa. Lalu, Danau Shinobazu membuka mata keduanya tentang bahwa kenyataan sering sekali berbeda dengan asumsi mereka pada awalnya. Thalia dan Tora berbagi tawa dan saling menyembuhkan. Hingga mereka sama-sama ragu, benarkah semuanya hanya sekadar kebetulan? Atau ini adalah satu dari misteri Ilahi yang mereka belum temukan jawabannya?

Setiap tempat punya cerita.
Dan bersama surat ini, kami kirimkan cerita dari timur yang sarat akan aroma lembut bunga sakura.

Enjoy the journey,
EDITOR

Berawal ketika Thalia, seorang reporter majalah Belle yang ditugaskan untuk meliput hal menarik di Jepang bertabrakan dengan Tora. Hal ini membuat kamera Thalia jatuh dan lensanya pecah. Karena hal ini, Thalia kesulitan untuk melakukan tugasnya sehingga Tora menawarkan bantuan untuk memakai kameranya secara bersama-sama sampai lensa kamera Thalia diganti.

Karena hal itulah, Tora Thalia lebih sering bersama-sama. Kedatangan Thalia ke Jepang rupanya bukan sekedar untuk meliput melainkan untuk menemui kekasihnya yang bernama Dean yang juga tengah ditugaskan di Tokyo. Sementara itu, Jepang membawa kisah tersendiri bagi Tora yang tak bisa move on dari Hana yang sebentar lagi hendak menikah.

Tora dan Thalia bertemu hampir setiap hari. Mereka mengunjungi tempat-tempat wisata di Jepang bersama-sama hingga bercerita mengenai kisah hidup pribadinya kepada satu sama lain sampai pada akhirnya keduanya merasakan kenyamanan yang tak bisa mereka ungkapkan. Dilema bagi Thalia yang harus memilih antara Dean atau Tore. Baca kisah selengkapnya ya :)

Karya kedua Sefryana yang saya baca setelah Dongeng Semusim. Manis sih tapi nggak terlalu ngasih kejutan soalnya cerita semacam ini udah pernah saya baca sebelumnya di buku Infinitely Yours-nya Orizuka. Ya, inti ceritanya hampir sama, mepet-mepet gitu hanya detilnya saja yang berbeda.

Chemistri antara Tora dan Thalia natural banget. Nggak terkesan dipaksakan meskipun pertemuan awal mereka yang sedikit kurang mengenakan bagi keduanya namun kedekatan mereka diceritakan secara bertahap. 

Alur novelnya sendiri pun tersusu secara rapi dengan bahasa yang sangat mudah dipahami hanya saja untuk percakapannya saya agak kurang menikmatai saat membacanya. Bahasanya nanggung. Kadang baku kadang nggak, nyampur gitu. 

Karakterisasi tokoh dalam novel ini digambarkan dengan cukup jelas. Tora yang menurut saya agak pecicilan berhasil bikin saya ngakak di beberapa part. Penggambaran latar Jepangnya pun menurut saya culup berhasil karena saya bisa ikut membayangkan ditambah dengan melihat ilustrasinya yang bagus-bagus itu :)

Sefryana menyisipkan beberapa quote di setiap bab dan itu bisa menjadi nilai plus karena quotesnya bagus-bagus hahaha.... 3/5 stars. Lanjut baca Sweet Nothing, bye :)


Indonesian Rimance Reading Challenge 2014

2 komentar:

Please, gimme your comment after finish reading my post^^